Sumber Inspirasi
Aku duduk di bawah pohon mangga. Tugas masak telah selesai, begitu pula dengan pembayaran uang hosting dan registrasi 3 domain baru. Sayurku hari ini adalah gonde, orang Sunda bilangnya genjer.
Aku masak begini saja:
- Gonde di rebus, hingga matang.
- Kubuatkan sambel mentah.
- Sambel digoreng setengah matang kemudian dicampur dengan rebusan gonde di atas wajan.
- Kukasi vetsin atau monosodium glutamat sedikit saja, sekedar terasa.
- Kubiarkan panas di atas kompor LPG selama 5 menit.
- Kutiriskan dan kusiapkan di atas bakul.
- Setelah itu.. ha ha. kutuliskan ke FB-ini sebelum mulai makan.
Menunggu nasi agak dingin ( aku nggak kuat makan panas-panas), setelah memberikan sesaji, aku duduk di bawah mangga. Huii sejuk, angin spoi-sepoi… panas dan keringat mengucur karena langit tanpa mendung dan sejak lama ngga turun hujan terasa tiada.
Kemarin, malem, jam 11 malem, tuan rumah sudah menyiram biar nggak terlalu panas. Tapi, hari ini memang amat panas. Beberapa hari ini aku tidur langsung di atas lantai agar bisa tidur nyenyak. Tidur di atas kasur, walaupun sudah dikipasin, tetap nggak nyaman, dalam 2 jam, aku pasti terbangun karena merasakan panas dan berkeringat.
Isi Puisi
angin sepoi-sepoi membawakan kesejukan dari bilah-bilah daun manga, dia tersenyum menyaksikan aku yang terjerembab kepanasan, menatap langit denpasar biru terharu tanpa sebuah topi mega, terpaku diam menanti siraman bulir permata langit yang datang penuh keraguan.
Salam bahagia
